Contoh Peluang Bisnis Manisan Mangga

0 komentar

Peluang Bisnis Manisan Mangga

Manisan merupakan salah satu kudapan yang sangat popular. Meski tidak dikonsumsi setiap harinya, manisan banyak juga peminatnya.  Salah satunya yang sangat popular adalah manisan mangga. Kadang dijual dalam bentuk kemasan di supermarket, dijual keliling atau bahwkan sekarang toko pusat oleh oleh dan snak menjual manisan mangga dalam wadah besar dengan aneka warna yang mengugah selera. Manisan tak hanya dijual di pasar tradisional, juga dijual di beberapa pasar modern . Kemasan mulai dari yang sederhana sampai yang cantik sekali makan. Jenis manisan mangga bisa berupa mangga segar dan kering. Bahkan manisan mangga kering ini banyak diimpor dari luar negeri.
Mangga merupkan sumber vitamin . Selain buahnya yang dimakan dalam bentuk segar, mangga bisa untuk aneka olahan baik jus, sari buah, dodol ataupun manisan. Mangga buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Ketika busuk maka mangga sudah tidak dapat diolah lagi. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan gula. Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk memberikan rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang). Dalam proses pembuatan manisan buah ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah.
Ada 2 macam bentuk olahan manisan buah mangga, yaitu manisan basah dan manisan kering. Manisan basah diperoleh setelah penirisan buah mangga dari larutan gula, sedangkan manisan kering diperoleh bila manisan yang pertama kali dihasilkan (manisan basah) dijemur sampai kering atau dari mangga yang masak diberi gula dan dikeringkan. Manisan mangga sangat popular apalagi disajikan dengan sambal pedas asin. Dikemas berbagai cara mulai toples, plastik, vacuum sampai botol, manisan mangga sangat banyak penggemarnya.

Jenis Mangga Yang Bisa untuk diolah ?
Aneka jenis mangga apapun bisa diolah menjadi manisan. Memang tiap mangga memiliki ciri khas masing masing. Sebaiknya menggunakan satu jenis mangga saja sehingga rasanya hampir sama. Mangga yang masak bisa untuk manisan kering sementara yang mentah untuk manisan basah. Sebaiknya mangga untuk manisan adalah jenis mangga yang memiliki nilai jual rendah. Beberapa mangga yang enak dan harum serta manis lebih laku dijual tanpa diolah.
Cara Pembuatan :
           




BAHAN
2.            Gula pasir 500kg +  250 lt air untuk tambahan pembuatan sirup
3.            Kapur sirih 1 sendok teh
4.            Natrium benzoat  2 gr
5.            Garam dapur
6.            Panili
7.            Air bersih
8.            Pewarna jika suka
Cara Pembuatan :
1.    Kupas buah kemudian iris-iris dengan sesuai ukuran yang ditetapkan  Untuk buah yang keras, rebus irisan dalam air mendidih selama 2 menit lalu tiriskan.
2.    Rendam dalam air panas (50 gr dalam 1 lt air) selama 2 jam lalu tiriskan;
3.    Rendam lagi dalam air kapur (1 sendok makan kapur sirih dalam 1  lt air) selama 24 jam, lalu tiriskan;
4.    Masukkan gula pasir dalam 250 ml air, aduk sampai rata. Tambahkan garam  1.5 gr dan natrium benzoat lalu panaskan hingga mendidih;
5.    Masukkan potongan buah tersebut ke dalam larutan gula yang sedang mendidih sampai buah tersebut setengah matang. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan (rendam) 1 malam, lalu tiriskan;
6.    Panaskan air gula sisa penirisan dan tambahkan panili lalu masukkan lagi potongan buah tersebut. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan satu malam. Paginya tiriskan, untuk mendapatkan manisan buah;
Jemur manisan basah hasil penirisan hingga kering (kurang lebih 3 hari), untuk mendapatkan manisan kering;
7.    Masukkan manisan tersebut dalam plastik lalu sealer dengan mesin  hingga rapat.

Catatan :
Untuk mendapatkan manisan kering yang baik, penjemurannya harus benar-benar sempurna. Jadi segera setelah memperoleh manisan basah, manisan tersebut langsung dijemur hingga kering, agar pertumbuhan mikrorganisme (jamur, kapang) terhambat. Jika musim hujan, dapat dijemur diatas bara tungku yang dijaga apinya. Penjemuran diatas bara tungku jangan langsung ditempelkan, tetapi diberi peyangga agar panas bisa diatur.









Resep dan Perhitungan Manisan Mangga
 Bahan 
 Berat/gr
 Harga/kg
 Biaya/Rp
Buah setengah matang 1kg, setelah kupas
1000
10,000.00
10,000.00
Gula pasir
500
12,000.00
6,000.00
Kapur sirih
20
5,000.00
100.00
Natrium benzoat 
2
45,000.00
90.00
Garam dapur
5
1,500.00
7.50
Panili
1
35,000.00
35.00
Air bersih
1000
125.00
125.00
Pewarna kuning
2
35,000.00
70.00
 Total
2,530.00
16,427.50
 Hasil jadi setelah diambil dari air
1,000.00
16,427.50
 Harga per 1 kg
                        16,427.50

Analisa Usaha Manisan 250 gr x 50 bungkus = 12,5 kg manisan
 Biaya Operasional
 biaya bahan 
 Rp.
                     205,343.75
 kemasan plastik
 Rp.
                        50,000.00
 Tenaga kerja
 Rp.
                        45,000.00
 Biaya bahan Bakar dan listrik
 Rp.
                        25,000.00
 Transport dll
 Rp.
                          7,000.00
 Jumlah Biaya operasional
 Rp.
                     332,343.75
 Harga pokok per bungkus
 Rp.
                          6,646.88
 harga jual per bungkus
 Rp.
                        11,000.00
 omzet per hari
 Rp.
                     550,000.00
 keuntungan = omzet - biaya operasional
 Rp.
                     217,656.25


Continue Reading... Label: ,


Contoh karangan Esai

0 komentar

Hakim Bukan Pengadilan yang Hakiki

            Dewasa ini banyak terjadi kasus-kasus yang tentunya bukan perkara biasa. Dari kasus yang paling sederhana hingga kasus yang berakhir di meja hijau. Seperti terjadinya pembunuhan atau pun korupsi dan masalah  lainnya yang hingga melibatkan hakim di pengadilan. Bahkan kasus kecil seperti mencuri ayam, mencuri kotak amal masjid dan lainnya, bisa sampai ke ranah hukum. Tetapi untuk urusan tertentu, sebagian orang memilih untuk diselesaikan secara pribadi.
Sebagian orang menganggap sesuatu keputusan yang berakhir di pengadilan adalah keputusan yang adil. Tetapi sebagian orang juga beranggapan bahwa keputusan tersebut bukanlah keputusan yang hakiki. karena mereka berpendapat bahwa banyak yang terjadi diluar siding entah itu penyuapan ayaupun hal lain yang menyangkut dengan jalannya suatu perkara.
            Hakim adalah seorang pejabat yang memimpin dalam suatu persidangan. Dia lah yang memutuskan hukuman bagi pihak yang dituntut. Seorang hakim sangat dihormati diruang persidangan. Karena itu jika ada pelanggaran akan hal ini, dapat menyebabkan hukuman. Jadi, semua hal yang diputuskan seorang hakim adalah keputusan yang mutlak. Yang artinya keputusannya tidak dapat diganggu gugat. Maka dari itu bukanlah hal yang tidak mungkin bagi seorang terdakwa untuk menyuap hakim agar hukuman yang diberikan kepada terdakwa berkurang atau bahkan terbebas dari tuntutan mereka. Dari sini kita bisa melihat betapa berpengaruhnya seorang hakim pengadilan.
            Sebagaimana diantara kasus-kasus yang memang harus diselesaikan secara hukum . seperti kasus besar yang menimpa seseorang. Bahkan tidak jarang orang-orang besar di negeri ini yang berakhir di pengadilan. Bagi mereka pengadilan adalah cara terakhir untuk mendapatkan hak mereka sebagai penuntut. Untuk seorang terdakwa yang berasal dari rakyat kecil, ini adalah suatu perkara besar, tetapi bagi orang yang berduit, pengadilan adalah hal yang berhubungan dengan uang. Bagi mereka yang  kaya atau pejabat besar, mereka mudah untuk menyewa pegacara dan bahkan ada juga yang sampai menyuap para hakim agar hukuman mereka berkurang atau bahkan terbebas dari perkara yang bergelut dengan mereka.dan tidak jarang pula para hakim yang menerima uang haram terbsebut. Karena hakim juga seorang manusia yang butuh makan, minum, barang mewah, dan lainnya.
            Dari sini pula terlihat bahwa tidak semua yang berakhir di pengadilan pasti akan mendapat keadilan. Padahal keadilan disini biasanya hanya untuk sepihak saja karena diantara penuntut dan terdakwa ada yang merasa tidak puas dan dirugikan akan keputusan yang di berikan oleh seorang hakim.
            Selain dari faktor seoarng hakim. Ada faktor hukum yang tertulis di negeri ini yang memang hukuman yang diberikan tidak sepadan dengan perbuatanterdakwa. Walaupun ada seorang hakim yang bersikap jujur, tetapi hukum dan keadanlah yang membuatnya tidak bisa berbuat adil.
            Oleh karena itu hakim bukanlah pengadilan yang hakiki. Dikarenakan keputusan yang diambil tidaklah keputusan yang benar-benar adil bagi kedua pihak yang memang dikarenakan beberapa faktor tersebut.
Continue Reading... Label:


Sindrom Turner

1 komentar

Sindrom Turner (disebut juga sindrom Ullrich-Turner, sindrom Bonnevie-Ullrich, sindrom XO, atau monosomi X) adalah suatu kelainan genetik pada wanita karena kehilangan satu kromosom X. Wanita normal memiliki kromosom seks XX dengan jumlah total kromosom sebanyak 46, namun pada penderita sindrom Turner hanya memiliki kromosom seks XO dan total kromosom 45. Hal ini terjadi karena satu kromosom hilang atau nondisjunction saat atau selama gametogenesis (pembentukan gamet) atau pun pada tahap awal pembelahanzigot.

Deteksi

Untuk mendeteksi adanya kelainan pada janin selama kehamilan berlangsung, dapat dilakukanUSG. Analisis kromosomal juga dapat dilakukan ketika bayi masih di dalam kandungan ataupun saat telah dilahirkan. Untuk analisis kromosom diperlukan paling sedikit 20 sel untuk memastikan diagnosis dan sel yang diambil pun harus dari 2 sel yang berbeda, misalnya sel darah dan sel kulit.

Ciri - ciri

Wanita dengan sindrom Turner memiliki kelenjar kelamin (gonad) yang tidak berfungsi dengan baik dan dilahirkan tanpa ovari atau uterus. Apabila seorang wanita tidak memiliki ovari maka hormon estrogen tidak diproduksi dan wanita tersebut menjadi infertil. Namun, apabila seorang penderita sindrom Turner memiliki sel normal (XX) dan sel cacat (sindrom Turner/XO) di dalam tubuhnya, maka ada kemungkinan wanita tersebut fertil. Wanita dengan keadaan demikian disebut mosaikisme (mosaicism). Penderita sindrom Turner memiliki beberapa cenderung ciri fisik tertentu seperti bertubuh pendek, kehilangan lipatan kulit di sekitar leher, pembengkakan pada tangan dan kaki, wajah menyerupai anak kecil, dan dada berukuran kecil. Beberapa penyakit cenderung menyerang penderita sindrom ini, di antaranya adalah penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal dan tiroid, kelainan rangkatulang seperti skoliosis dan osteoporosis, obesitas, serta gangguan pendengaran dan penglihatan.

Sebagian besar penderita sindrom ini tidak memiliki keterbelakangan intelektual, namun dibandingkan wanita normal, penderita memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita keterbelakangan intelektual. Sebagian penderita sindrom Turner memiliki kesulitan dalam menghafal, mempelajari matematika, serta kemampuan visual dan pemahaman ruangnya rendah. Perbedaan fisik dengan wanita normal juga membuat penderita sindrom Turner cenderung sulit untuk bersosialisasi.
Continue Reading... Label:


Sindrom Marfan, Sebuah Gangguan Pertumbuhan

0 komentar

Sindrom Marfan adalah gangguan jaringan ikat. Fungsi utama dari jaringan ikat adalah untuk menahan tubuh bersama-sama dan menyediakan arahan bagi pertumbuhan dan perkembangan. Jaringan ikat terdiri dari serabut, sel-sel dan cairan ekstra seluler. Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks.
Marfan syndrome (MFS) adalah gangguan spektrum disebabkan oleh cacat genetik diwariskan dari jaringan ikat yang memiliki mode dominan autosomal transmisi cacat itu sendiri telah diisolasi dengan gen FBN1 pada kromosom 15. yang kode untuk protein jaringan ikat fibrillin. Kelainan pada protein ini menyebabkan segudang masalah klinis yang berbeda, dimana masalah sistem muskuloskeletal, jantung, dan mata mendominasi. Kerangka pasien dengan MFS biasanya menampilkan cacat multiple termasuk arachnodactyly (yaitu, normal panjang dan angka tipis), dolichostenomelia (yaitu, kaki panjang relatif terhadap panjang batang), kelainan bentuk pectus (yaitu, pectus excavatum dan pectus carinatum), dan scoliosis torakolumbalis.
Dalam sistem kardiovaskular dapat terjadi gangguan dilatasi aorta, regurgitasi aorta, dan aneurisma yang merupakan gangguan paling mengkhawatirkan.  Katup mitral prolaps yang membutuhkan penggantian katup dapat juga terjadi. Temuan gangguan mata dapat terjadi termasuk miopia, katarak, ablasi retina, dan dislokasi lensa utama.
Kejadian Sindrom Marfan diperkirakan berkisar dari 1 dalam 5.000 sampai 2-3 dalam 10.000 orang. Mutasi pada gen fibrillin menyebabkan efek pleiotropic;. Dengan demikian, berbagai fitur fenotipik yang berasal dari mutasi gen tunggal. Beberapa penyakit lain memiliki presentasi yang mirip dengan MFS, sehingga sangat sulit untuk menentukan kejadian tepat.
Sejarah
Bernard Marfan seorang dokter anak penemu sindrom ini lahir di Castelnaudary, Aude, Prancis pada 23 Juni 1858. Pada 1892, ia diangkat sebagai asisten profesor pediatri di fakultas Paris. Marfan menggambarkan penyakit yang masih menyandang namanya pada pertemuan Society Kedokteran Paris pada 1896. Ia memaparkan kasus seorang gadis 5-tahun bernama Gabrielle, yang memiliki anggota badan tidak proporsional panjang.
Dalam studi kemudian, anomali lanjut didokumentasikan, termasuk arachnodactyly (digit), kelainan kardiovaskular, dan dislokasi dari lensa okular. Sebuah komplikasi umum dan sering mematikan MFS adalah diseksi aorta, dan warisan genetik yang sekarang dikenal sebagai autosomal. Marfan memperoleh reputasi internasional dan secara luas diakui sebagai pelopor kedokteran anak di Perancis. Ini sangat banyak terjadi di Inggris, juga, di mana dia menerima beasiswa kehormatan dari Royal Society of Medicine tahun 1934.
Permasalahan Sindrom marfan
Dalam sindrom Marfan, jaringan ikat rusak dan tidak bertindak sebagaimana mestinya. Karena jaringan penghubung ditemukan di seluruh tubuh, sindrom Marfan dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh, termasuk kerangka, mata, jantung dan pembuluh darah, sistem saraf, kulit, dan paru-paru. Sindrom Marfan mempengaruhi pria, wanita, dan anak-anak, dan telah ditemukan di antara orang-orang dari semua ras dan latar belakang etnis.
Kelainan protein jaringan ikat fibrillin menyebabkan berbagai masalah pada individu yang terkena. Masalah yang paling parah termasuk dilatasi aorta dan diseksi, yang secara historis menjadi faktor penyebab kematian pasien di awal. Deformitas skeletal seperti scoliosis torakolumbalis, lordosis dada, dan excavatum pectus, dapat mengakibatkan kesulitan paru yang termasuk penyakit saluran napas restriktif dan cor pulmonale jika cacat yang progresif dan tidak diobati. Akhirnya, kebutaan bisa terjadi akibat glaukoma yang tidak diakui dan tidak diobati, ablasi retina, dan katarak.
Penyebab
Pada banyak kasus Sindrom Marfan penyebab tidak diketahui. Sindrom Marfan disebabkan oleh kerusakan (mutasi) pada gen yang menentukan struktur fibrillin, protein yang merupakan bagian penting dari jaringan ikat. Mutasi pada lokus FBN1 dari gen pada kromosom 15 fibrillin telah dikaitkan dengan MFS dan lainnya entitas klinis yang berbeda dengan temuan serupa.
Patofisiologi
Selama bertahun-tahun, beberapa peneliti telah mempelajari berbagai molekul ditemukan dalam matriks ekstraseluler dalam upaya untuk menjelaskan penyebab MFS . Molekul-molekul ini telah termasuk kolagen, elastin, asam hialuronat, dan, baru-baru ini, fibrillin. Sakai et al diidentifikasi fibrillin, protein 350-kd, dengan menggunakan antibodi monoklonal yang diajukan terhadap miofibril. Studi immunofluorescence kemudian digunakan untuk membandingkan reaktivitas di kedua subyek sehat dan mereka dengan MFS.. Selama periode ini, teknologi serupa digunakan untuk membangun sebuah peta pengecualian genetik yang mengarah ke lokalisasi dari cacat pada kromosom 15 (band P15-Q23).
Beberapa mutasi titik kini telah diidentifikasi pada gen fibrillin, sebagian besar yang mempengaruhi residu sistein dalam mikrofibril. Jadi, mutasi ini diduga menyebabkan fibrillin cacat yang dihasilkan. Struktur fibrillin dan fungsi yang diubah oleh protein folding abnormal akibat perubahan ikatan antara residu sistein, yang pada gilirannya menyebabkan cacat produksi mikrofibril.
Tanda dan Gejala
Gejala dari sindrom ini dapat diketahui dalam jangka lama. Sindrom ini mempengaruhi kerangka, mata, jantung dan pemubuluh darah, sistem saraf, kulit, dan paru-paru.
Tidak ada tanda tunggal pathognomic untuk MFS, mengingat expressivity variabelnya. Diagnosis dibuat berdasarkan gejala klinis berdasarkan kelainan khas. Sistem jantung, rangka, dan okular umumnya lebih terfokus pada kriteria diagnostik MFS, namun jaringan lain, termasuk otot rangka, lemak, kulit, fasia, dan saluran pernapasan, mungkin akan terpengaruh dalam kondisi ini juga. Daftar berikut ini menjelaskan temuan klinis yang paling umum dan Berlin revisi kriteria (1986) untuk diagnosis MFS. Kriteria Ghent (1996) memperbarui pedoman sebelumnya untuk memasukkan penekanan lebih besar pada temuan rangka, serta mereka tentang sejarah keluarga dan genetik. [16, 17] (Lihat juga artikel eMedicine Sindrom Marfan di bagian Pediatrics untuk lebih rinci deskripsi kriteria Ghent.)

Sistem Rangka Tulang
Untuk keterlibatan sistem kerangka untuk digunakan sebagai kriteria untuk diagnosis, minimal 2 kriteria mayor atau 1 kriteria utama ditambah 2 kriteria minor harus ada.
Kriteria sistem kerangka adalah sebagai berikut:
§  Pectus carinatum
§  Excavatum pectus yang membutuhkan pembedahan
§  Sebuah atas-ke-rendah mengurangi rasio segmen (yaitu, jarak dari kepala ke simfisis pubis dibagi dengan jarak simfisis pubis pada sol) kurang dari 0,85
§  Lengan meningkat rentang-ke-tinggi rasio yang lebih besar dari 1,05
§  Sebuah tanda positif pergelangan tangan (misalnya, ibu jari dan jari telunjuk ketika tumpang tindih melingkari pergelangan tangan kontralateral.
§  Sebuah jempol tanda (Steinberg) positif (yaitu, ibu jari melampaui perbatasan ulnaris dari tangan ketika angka tersebut dipegang tertekuk di telapak tangan.)
§  Scoliosis torakolumbalis lebih dari 20 ยบ atau spondylolisthesis
§  Runtuhnya Progresif hindfoot, menyebabkan deformitas planovalgus pes
§  rotrusio acetabuli dari tingkat apapun (terlihat pada anteroposterior (AP) radiografi panggul)
Kriteria Minor sistem kerangka adalah sebagai berikut:
§  Pectus excavatum keparahan moderat
§  Hipermobilitas
§  Tinggi langit-langit melengkung, dengan crowding gigi
§  Wajah  (dolichocephaly, malar hipoplasia, enophthalmos, retrognathia, turun-miring fisura palpebral

Sistem Okular
Untuk keterlibatan okular sistem yang akan digunakan sebagai kriteria diagnostik, kriteria utama atau minimal 2 kriteria minor harus ada
§  Sistem mata kriteria mayor  adalah ectopia lentis (dislokasi lensa) [18].
§  Kriteria mata minor  adalah sebagai berikut:
1.      Kornea normal datar
2.      Panjang aksial peningkatan dunia, yang diukur dengan US
3.      Otot iris atau hipoplasia hipoplasia silia, menyebabkan myopia

Sistem Kardiovaskular
Untuk keterlibatan sistem kardiovaskular harus dipertimbangkan kriteria diagnostik, hanya salah satu kriteria mayor atau minor harus hadir
Kriteria Mayorvsistem kardiovaskular adalah sebagai berikut:
§  Dilatasi aorta asendens, dengan atau tanpa regurgitasi, dan melibatkan setidaknya sinus dari Valsava
§  Diseksi dari aorta asendens

Kriteria Minor sistem kardiovaskular adalah sebagai berikut:
§  Katup mitral prolaps, dengan atau tanpa regurgitasi
§  Dilatasi arteri pulmonalis utama tanpa adanya stenosis pulmonal valvular atau perifer atau penyebab yang jelas lain pada pasien yang lebih muda dari 40 tahun
§  Kalsifikasi anulus katup mitral pada pasien yang lebih muda dari 40 tahun
§  Dilatasi atau diseksi dari aorta dada atau perut menurun pada pasien lebih muda dari 50 tahun

Sistem  Paru
Untuk keterlibatan sistem paru diperhatikan kriteria diagnostik, salah satu kriteria minor harus ada.
Tidak ada kriteria sistem utama paru ada.
Kriteria Minor sistem paru adalah sebagai berikut:
§  Spontan pneumotoraks
§  Apikal blebs

Kulit dan integumen
Untuk kulit dan keterlibatan integumen diperhatikan kriteria diagnostik, kriteria utama atau salah satu dari kriteria minor harus ada. Kulit utama dan kriteria integumen adalah dural lumbosakral ectasia, seperti yang digambarkan oleh dihitung (CT) scanning tomography atau magnetic resonance imaging (MRI). Kulit kecil dan kriteria integumen adalah sebagai berikut:
• Striae atrophicae yang tidak berhubungan dengan kehamilan atau stres yang berulang
• Berulang atau hernia insisional

Riwayat keluarga
Untuk sejarah keluarga untuk dipertimbangkan iuran untuk diagnosis MFS, salah satu kriteria utama harus hadir. Kriteria keluarga besar sejarah adalah orang tua, anak, atau saudara yang memenuhi kriteria diagnostik berikut secara independen:
§  Adanya mutasi pada FBN1 diketahui menyebabkan MFS
§  Adanya haplotype sekitar FBN1, diwarisi oleh keturunan yang diketahui terkait dengan MFS tegas didiagnosis dalam keluarga
§  Tidak ada kriteria keluarga minor sejarah ada.

Persyaratan untuk diagnosis MFS
§  Indeks kasus – kriteria utama dalam sedikitnya 2 sistem organ yang berbeda dan keterlibatan dalam sistem organ ketiga
§  Anggota keluarga – Adanya kriteria utama dalam sejarah keluarga, salah satu kriteria utama dalam suatu sistem organ, dan keterlibatan sistem organ kedua

Pengobatan
Tak ada obat khusus untuk Sindrom Marfan. Namun demikian, berbagai pilihan pengobatan dapat meminimalkan dan kadang-kadang mencegah komplikasi.  Spesialis yang sesuai akan mengembangkan program pengobatan perorangan; pendekatan dokter menggunakan tergantung pada sistem yang telah terpengaruh.

Continue Reading... Label:


 
Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors